PSS Sleman Perkenalkan Skuad 10 Pemain Baru Perkuat Super Elja

4 hours ago 5

Harianjogja.com, SLEMAN — PSS Sleman resmi memperkenalkan komposisi pemain, jajaran pelatih, dan manajemen yang akan mengarungi kompetisi Super League 2026/2027. Super Elja membawa kombinasi pemain baru, talenta muda, serta kerangka skuad musim sebelumnya untuk menghadapi persaingan musim ini.

Menyambut kompetisi Super League 2026/2027, PSS Sleman mendatangkan 10 pemain baru, yang terdiri dari tujuh legiun asing dan tiga pemain lokal.

Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, mengatakan perekrutan tersebut dilakukan untuk membentuk komposisi tim yang lebih seimbang di setiap lini sekaligus memberikan lebih banyak pilihan kepada tim pelatih.

“Sebanyak 10 pemain baru resmi bergabung untuk memperkuat skuad PSS Sleman. Kehadiran para pemain ini merupakan bagian dari kebutuhan tim dalam membangun komposisi yang seimbang di setiap lini sekaligus memberikan lebih banyak alternatif bagi jajaran pelatih sepanjang musim,” kata Vita pada Sabtu (8/8/2026).

Pada posisi penjaga gawang, PSS mendatangkan Pedro Caracoci, kiper asal Brasil yang sebelumnya memperkuat Amazonas.

Sementara itu, sektor pertahanan mendapat tambahan Stefan Ashkovski. Pemain asal Makedonia Utara tersebut dapat dimainkan sebagai bek kanan maupun bek kiri dan sebelumnya membela Mes Rafsanjan, Iran.

PSS juga merekrut Christophe Nduwarugira, pemain Timnas Burundi yang musim lalu bermain bersama Borneo FC. Ia dapat menjadi opsi di posisi bek tengah.

Beralih ke lini tengah, PSS mendatangkan Moussa Bagayoko, gelandang asal Mali yang sebelumnya bermain untuk Al-Watan, Libya.

Ada pula Hiromu Tanaka, pemain asal Jepang yang sebelumnya memperkuat Consadole Sapporo. Ia dapat dimainkan sebagai gelandang maupun penyerang sayap kiri.

Pemain Timnas U-19, Isfandyar, juga bergabung setelah didatangkan dari Persiba Balikpapan. Ia dapat ditempatkan sebagai winger.

PSS turut mendatangkan Hanif Sjahbandi dari Persija. Pengalaman yang dimiliki Hanif diharapkan menjadi tambahan opsi bagi Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, di lini tengah.

Untuk lini depan, PSS memiliki Matheus Fornazari, penyerang asal Brasil yang sebelumnya bermain untuk BG Pathum United, Thailand.

Super Elja juga merekrut Melvyn Lorenzen, pemain asal Uganda yang didatangkan dari Muangthong United, Thailand.

Satu nama lokal lainnya adalah penyerang Timnas Indonesia Dimas Drajad, yang bergabung setelah menjalani masa peminjaman bersama Malut United dari Persib Bandung.

Selain mendatangkan pemain baru, PSS Sleman tetap mempertahankan kerangka skuad yang menjadi bagian penting perjalanan tim pada musim sebelumnya.

“Selain mendatangkan wajah-wajah baru, PSS Sleman tetap menjaga kesinambungan pembangunan tim dengan mempertahankan kerangka skuad yang menjadi bagian penting dalam perjalanan Super Elja pada musim sebelumnya,” ujar Vita.

PSS juga tetap memberikan ruang bagi pemain muda hasil pembinaan untuk berkembang bersama tim utama. Perpaduan pemain berpengalaman yang telah memahami karakter dan kultur klub, talenta muda, serta pemain anyar diharapkan menciptakan keseimbangan antara pengalaman, regenerasi, kontinuitas permainan, dan energi baru.

Dari kelompok young player, PSS mempertahankan Fadel Ahmad Arrafi, Fadhilah Tegar Nur Aziz, Ferrel Arda Santoso, Joseph Alexander Kurniawan, Relosa Rivan Satria Hutomo, dan Lukman Adi Nugroho.

Selain nama-nama tersebut, Fidelis Davin Daniswara juga tetap menjadi bagian dari tim utama PSS Sleman untuk musim 2026/2027.

Pieter Huistra Pimpin PSS Sleman

PSS Sleman juga memperkenalkan jajaran tim kepelatihan yang akan memimpin tim di Super League 2026/2027.

Pieter Huistra dipercaya sebagai Pelatih Kepala. Ia akan didampingi Ansyari Lubis dan Demerson Bruno sebagai Asisten Pelatih.

Sementara itu, Andre Croda bertugas sebagai Pelatih Kiper dan Felipe Chaves de Farias menjadi Pelatih Fisik.

“Semantara Gilang Ramadhan melengkapi jajaran kepelatihan sebagai Performance Analyst yang akan berperan dalam analisis performa tim, sebagai bagian dari proses evaluasi dan pengembangan strategi sepanjang kompetisi,” jelas Vita.

Agus Purwoko Jadi Manajer Tim

Untuk struktur manajemen, Agus Purwoko dipercaya sebagai Manajer Tim PSS Sleman. Ia akan didampingi Taufiq Fuady sebagai Asisten Manajer Tim.

“Kehadiran keduanya diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan operasional tim sehingga seluruh proses pembinaan, persiapan, hingga pelaksanaan kompetisi dapat berjalan secara optimal,” tuturnya.

Dengan kombinasi 10 pemain baru, pemain muda, kerangka skuad musim sebelumnya, serta jajaran pelatih dan manajemen, PSS Sleman optimistis menghadapi Super League 2026/2027.

“Seluruh elemen tersebut menjadi bagian dari komitmen klub untuk membangun tim yang semakin kompetitif, profesional, dan mampu menampilkan performa terbaik di setiap pertandingan demi mengharumkan nama PSS Sleman serta membanggakan seluruh pendukung Super Elja,” tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|