Raksasa Periklanan Korea Mulai 'Depak' Cha Eunwoo Dampak Dugaan Penggelapan Pajak

5 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Industri periklanan Korea Selatan dikabarkan menunjukkan sikap "dingin" terhadap aktor sekaligus idol K-pop Cha Eunwoo. Seiring dengan memanasnya skandal dugaan penggelapan pajak senilai 20 miliar Won Korea (sekitar Rp235 miliar), raksasa korporasi kini mulai ramai-ramai menjaga jarak.

Berdasarkan laporan OSEN pada Selasa (26/1/2026), platform belanja besar SSG.com telah "menyembunyikan" seluruh video kampanye kecantikan yang dibintangi Eunwoo sejak tahun lalu. Meski pihak SSG.com tidak memberikan alasan eksplisit, publik dengan mudah mengaitkan langkah ini dengan kasus dugaan penggelapan pajak yang sedang bergulir.

Dampak domino ini nyatanya sudah meluas ke berbagai sektor, mulai dari perbankan hingga pendidikan. Brand perawatan kulit Abib, Shinhan Bank, Marithé François Girbaud, hingga lembaga pendidikan Daesung MyMac telah lebih dulu "mem-privat" konten promosi mereka. 

Tak hanya swasta institusi Pemerintah Korea pun mulai bereaksi. Kementerian Pertahanan Korea dilaporkan telah menurunkan konten di kanal YouTube "KFN Plus" yang menampilkan Eunwoo sebagai pencerita. Padahal, baik agensi maupun Eunwoo sendiri sudah mengeluarkan pernyataan klarifikasi.

Menanggapi situasi yang semakin menyudutkan ini, sang aktor pun sempat menyampaikan permintaan maaf secara pribadi dari barak militer pada 26 Januari. "Saya dengan tulus meminta maaf karena telah menyebabkan kekhawatiran dan kekecewaan. Ini menjadi kesempatan bagi saya untuk merefleksikan secara mendalam apakah saya sudah cukup ketat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak sebagai warga negara Korea Selatan," ujarnya.

Namun, pengakuan tersebut tidak lantas menghentikan gejolak di internal militer. Pada 28 Januari, muncul laporan bahwa seorang pelapor telah mengajukan petisi ke Kementerian Pertahanan untuk meninjau kembali penempatan Prajurit Satu Lee Dong-min (nama asli Cha Eunwoo) di korps musik militer. Pelapor tersebut berargumen bahwa status Eunwoo sebagai anggota band militer memiliki nilai simbolis yang sangat tinggi karena sering terlibat dalam acara kenegaraan.

"Hal ini berisiko menyebabkan rasa perampasan relatif di kalangan tentara dan merusak kepercayaan terhadap keadilan serta integritas organisasi militer," ujar pelapor tersebut dikutip dari laman Koreaboo pada Rabu (28/1/2026).

Saat ini, kantor inspeksi unit terkait dilaporkan tengah menangani kasus ini untuk menentukan langkah atau investigasi lebih lanjut. Di tengah tekanan dari segala sisi, Fantagio kembali merilis pernyataan resmi pada 27 Januari untuk menenangkan situasi.

Mereka menegaskan artisnya sedang bekerja sama penuh dengan otoritas pajak dan meminta publik untuk berhenti berspekulasi. "Kami akan mengambil tindakan yang diperlukan secara bertanggung jawab setelah keputusan hukum atau administratif menjadi jelas. Kami dengan sungguh-sungguh meminta agar menahan diri dari spekulasi yang tidak mendasar, penyebaran informasi yang tidak diverifikasi, dan interpretasi yang berlebihan," ujar Fantagio.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|