Saat Situasi Mulai Tenang, Aksi Teror Guncang Yaman Selatan Targetkan Elite Militer Pemerintah

1 month ago 15

Peta Penguasaan Yaman per Juli 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, SANAA— Kementerian Dalam Negeri Yaman mengumumkan tiga orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam ledakan bom mobil pada Rabu (22/1/2025), yang menargetkan iring-iringan Komandan Divisi Kedua Pasukan Raksasa, Brigadir Jenderal Hamdi Shukri, di ibu kota sementara Yaman, Aden, di selatan negara itu.

Dikutip dari Aljazeera, Kamis (22/1/2026), Kementerian menggambarkan serangan itu sebagai tindakan terorisme dan mengatakan bahwa aparat keamanan segera melakukan penyelidikan lapangan dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap keadaan serangan tersebut dan menangkap para pelaku.

Ledakan terjadi di daerah Ja'ula, utara Aden, saat konvoi mengangkut Shukri bersama anggota keamanan lainnya.

Media Yaman mengutip saksi mata mengatakan, mobil yang meledak itu diparkir di pinggir jalan dan meledak saat iring-iringan itu lewat. Sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi tentang kejadian itu.

Sementara itu, Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman, Rashad al-Alimi, menegaskan akan mengambil semua tindakan untuk mengejar mereka yang terlibat dalam ledakan yang ia sebut sebagai tindakan terorisme, dan membawa mereka ke pengadilan, menurut kantor berita resmi Yaman "Saba".

Al-Alimi menegaskan dalam percakapan telepon dengan Brigjen Hamdi Shukri untuk menanyakan kesehatannya setelah ledakan itu, bahwa akan meningkatkan kewaspadaan keamanan dan memantau apa yang disebutnya sebagai gerakan sel-sel tidur milisi teroris Houthi dan organisasi-organisasi yang bekerja sama dengannya.

Kecaman Amerika

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yaman mengutuk serangan tersebut, dengan mengatakan dalam komentar di platform X.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|