Operasi lanjutan pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Jumat (30/1/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Operasi SAR gabungan pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat kembali dilanjutkan pada Jumat (20/1/2026). Target pencarian sebanyak 25 jiwa yang diduga masih tertimbun longsor.
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Y Bramantyo mengatakan seluruh personel telah dikonsolidasikan sejak pagi hari guna memastikan kesiapan operasi di semua sektor pencarian di hari ketujuh ini. Tim SAR gabungan berharap cuaca mendukung pencarian hari ini.
"Hari ini merupakan hari ketujuh pelaksanaan operasi penanganan longsor di Kecamatan Cisarua. Sejak pagi seluruh personel sudah kita konsolidasikan," kata Bramantyo di lokasi.
Ia menjelaskan, cuaca menjadi tantangan utama dalam proses pencarian pada hari sebelumnya. Kendati demikian, Basarnas dan tim gabungan tetap berupaya menjalankan tugas secara optimal demi mempercepat proses evakuasi.
"Kemarin pekerjaan cukup terhambat faktor cuaca. Mudah-mudahan hari ini cuaca lebih bersahabat sehingga aktivitas pencarian bisa dilakukan dengan lebih maksimal," ujar Bramantyo.
Untuk mendukung personel Tim SAR gabungan, Basarnas menambah dukungan sarana dengan mendatangkan dua unit alat berat jenis excavator PC 200. Alat berat tersebut akan difokuskan untuk membuka dan menggeser material longsor di area strategis.
"Pagi ini ada tambahan dua ekskavator PC 200 yang akan ditempatkan di perbatasan sektor A2 dan A3," ucapnya.
Hingga pencarian hari keenam, Tim SAR gabungan berhasil menemukan 55 korban yang dimasukan dalam body pack, dari total 80 jiwa yang dilaporkan hilang sejak bencana longsor menerjang Desa Pasirlangu pada Sabtu (24/1/2026). Masih ada 25 jiwa tersisa yang masih jadi fokus pencarian.

6 hours ago
3















































