Somalia tak akan Pernah Menerima Relokasi Warga Palestina ke Somaliland, Mengapa?

1 month ago 21

Lokasi wilayah Somaliland yang dipisahkan Teluk Aden dari Yaman.

REPUBLIKA.CO.ID, MOGADISHU— Pemerintah Federal Somalia menolak segala bentuk pemindahan atau pengungsian rakyat Palestina ke wilayahnya atau ke bagian utara wilayah tersebut.

Somalia menegaskan, membawa orang Palestina ke wilayah separatis Somaliland adalah hal yang tidak dapat diterima dan tidak akan terjadi.

Pemerintah juga menolak pembangunan pangkalan militer Israel di wilayahnya, dengan pertimbangan bahwa tindakan yang bertentangan dengan sikap ini tidak akan diterima.

Kepada Aljazeera, dikutip Rabu (28/1/2026), Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional mengungkapkan tentang sikap tegas negaranya terhadap kemungkinan pemindahan paksa rakyat Palestina dan rencana Israel di wilayah tersebut.

Menteri tersebut menegaskan, tujuan Somalia adalah menjaga Somalia tetap stabil dan bersatu serta bergerak ke arah yang benar dan bahwa pengusiran warga Palestina dan pemaksaan mereka untuk pindah ke sana atau pembangunan pangkalan militer adalah hal-hal yang tidak akan diterima.

Ali menjelaskan, pemerintah Somalia telah dengan tegas dan jelas memberitahukan kepada dunia bahwa hal tersebut tidak akan terjadi.

Dia sepenuhnya setuju dengan Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud dan tidak akan mengizinkan pengungsi dari Palestina dibawa ke Somalia utara.

Menteri tersebut mengungkapkan harapannya bahwa informasi yang diterima tentang pemukiman dan pangkalan militer Israel tidak akurat, tetapi dia menunjukkan itulah informasi yang diterima pemerintah Somalia hingga saat ini.

Dalam konteks terkait, pemerintah federal Somalia secara resmi menolak pengakuan Israel atas wilayah separatis Somaliland, dengan menganggap wilayah tersebut sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah Somalia.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|