Para pimpinan negara anggota menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian di Institut Perdamaian AS di Washington, AS pada 19 Februari 2026.
REPUBLIKA.CO.ID,
JAKARTA -- Indonesia telah resmi bergabung dakam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump. Pemerintah RI menegaskan, BoP adalah solusi yang tersedia untuk resolusi konflik Palestina dan Israel dalam kerangka memerdekakan Palestina.
Lembaga survei Median merilis hasil sigi yang dipublikasikan pada Senin (23/2/2026). Proses pengambilan data pada 10-14 Februari 2026, dengan berbasis kuisoner Google Form yang disebar melalui pengguna media sosial berusia 17sampai lebih 60 tahun.
Form pertanyaan disebar secara proporsional terhadap populasi drngan 1.200 sampel. Direktur Eksekutif Median Rico Marbun menjelaskan, hasil survei dimaksudkan untuk menggali persepsi pengguna media sosial di Indonesia.
"Dalam rentang waktu pengambilan data, survei temukan ada 78,8 persen yang tahu adanya Dewan Perdamaian dengan berbagai level awareness," ucap Rico di Jakarta, Senin (23/2/2026). Namun, kata dia, dari 78,8 persen yang tahu, ternyata hanya 31,2 persen yang tahu dengan detail BoP.
Sementara ada 47,6 persen yang tahu atau pernah mendengar tapi tidak tahu detail BoP. Menurut Rico, bagi yang tahu, BoP dianggap sebagai forum tandingan PBB (20,2 persen) dan dibuat untuk menengahi konflik Palestina-Israel (18 persen), serta forum buatan AS dan Trump (17,8 persen).
"Sebanyak 8,2 persen responden menjawab taktik Amerika dan Israel kuassi Gaza serta 5,4 persen menjawab forum perdamaian dunia," ujar Rico.

1 week ago
17















































