Syahidnya Sang Sniper Qassam, Antara Perjuangan, Darah, dan Kisah Pilu Gugurnya Satu Keluarga

3 weeks ago 17

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Tentara Israel dalam pernyataan resmi menuduh pemuda Palestina Ahmed Hassan Suwailem terlibat dan langsung melakukan serangkaian serangan selama pertempuran darat di utara Jalur Gaza pada 2025, yang mengakibatkan tujuh tentara Israel tewas dan tujuh lainnya luka parah.

Suwailem, yang dalam pernyataan militer itu disebut sebagai Kepala Unit Penembak Runduk (sniper) di Batalyon Beit Hanoun yang berafiliasi dengan Gerakan Perlawanan Islam Hamas, diumumkan gugur pada Senin (9/2/2026) lalu.

Dia meninggalkan jejak yang menggabungkan pengaruh militer di medan perang dan kisah kemanusiaan yang tercermin dalam kehilangan istri dan anak-anaknya selama perang genosida Israel di Jalur Gaza.

Persimpangan narasi lapangan

Dikutip dari Aljazeera, Kamis (12/2/2026), pernyataan juru bicara militer Israel menyebutkan tiga operasi yang terjadi pada 2025 dan menuduh Suwailem berada di balik pelaksanaan dan partisipasi operasi tersebut.

Melalui pencocokan yang dilakukan situs Aljazeera terhadap data Israel dengan yang didokumentasikan oleh Batalyon Al-Qassam, sayap militer Hamas, dan dipublikasikan secara berurutan selama pertempuran tersebut, gambaran lapangan menjadi lengkap:

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|