REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ancam AS tak mengendurkan 'nyali' Iran untuk melawan. Alih-alih takut, Teheran kini mempersiapkan kekuatan tempurnya jika diserang AS.
Salah satu kekuatan Iran yakni kemampuan rudal balik yang menjadi andalan jika terjadi pertempuran. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Rabu meresmikan pangkalan rudal bawah tanah baru.
"Pangkalan tersebut diresmikan selama kunjungan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Abdolrahim Mousavi dan Seyed Majid Mousavi, komandan Divisi Dirgantara IRGC," menurut laporan Fars dikutip dari CGTN, Kamis.
Kemampuan dan kesiapan operasional unit rudal IRGC dinilai selama kunjungan tersebut. Para komandan senior angkatan bersenjata Iran diberi pengarahan tentang kemajuan dan kesiapan unit strategis tersebut.
Mousavi mengatakan di pangkalan tersebut Iran telah memperkuat daya pencegahannya dengan meningkatkan rudal balistiknya di semua dimensi teknis.
“Kami siap menghadapi tindakan apa pun dari musuh. Selain itu, setelah perang 12 hari (dengan Israel pada Juni tahun lalu), kami telah mengubah doktrin militer kami dari defensif menjadi ofensif berdasarkan pendekatan pelaksanaan operasi skala besar dan secepat kilat sambil mengadopsi perang asimetris dan strategi militer yang menghancurkan,” katanya.

1 month ago
8

















































