THR Gubernur Jateng 2026 Rp8 Juta, Total ASN Rp380 Miliar

6 hours ago 2

THR Gubernur Jateng 2026 Rp8 Juta, Total ASN Rp380 Miliar Foto ilustrasi Tunjangan Hari Raya, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.

Harianjogja.com, JAKARTA—Besaran THR Gubernur Jateng 2026 dan Wakil Gubernur Jawa Tengah menjadi sorotan menjelang Idulfitri. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp15.000.000 untuk dua kepala daerah tersebut pada Lebaran 2026.

Anggaran tersebut telah dihitung berdasarkan besaran gaji masing-masing. Kepala Bidang Pembendaharaan dan Kas Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jateng, Sanadi, menjelaskan bahwa Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi akan menerima sekitar Rp8.000.000, sedangkan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin menerima sekitar Rp7.000.000.

“Sesuai besaran gajinya. Gubernur kurang lebih Rp8 juta, Wakil Gubernur Rp7 juta. Jadi sekitar Rp15 juta anggaran yang kami siapkan,” kata Sanadi kepada Espos, Jumat (27/2/2026) malam.

Selain untuk gubernur dan wakil gubernur, BPKAD Jateng juga menyiapkan anggaran sebesar Rp380 miliar guna membayarkan THR kepada 49.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Idulfitri 2026. Besaran THR yang diterima setiap ASN tidak sama karena menyesuaikan jabatan dan golongan masing-masing.

Total 49.000 ASN tersebut terdiri atas 30.000 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 19.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Meski anggaran telah disiapkan, tanggal pasti pencairan THR masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat berupa Peraturan Pemerintah (PP) yang akan menjadi dasar penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang THR.

“Kebijakan terkait pemberian THR saat ini masih menunggu regulasi dari pusat atau PP-nya,” jelasnya.

Sanadi menambahkan, pihaknya belum dapat memastikan apakah THR ASN akan dicairkan pada pertengahan Ramadan sebagai stimulus rumah tangga. Namun, ia menilai pencairan THR berpotensi meningkatkan daya beli masyarakat serta mendorong konsumsi rumah tangga sehingga perputaran uang di daerah semakin meningkat dan berdampak pada menggeliatnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan adanya pembagian THR kepada ASN, pasti terjadi konsumsi yang diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah,” ujarnya.

Sementara itu, pemerintah pusat sebelumnya telah mengalokasikan THR Idulfitri bagi ASN maupun TNI-Polri sebesar Rp55 triliun. Rencananya, pencairan dilakukan pada awal Ramadan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran tersebut telah disiapkan meskipun tanggal penyalurannya belum diputuskan.

“Saya enggak tahu tanggal pastinya. Yang jelas di awal-awal puasa kami harapkan sudah bisa kami salurkan,” kata Purbaya usai menghadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Dengan alokasi THR Gubernur Jateng 2026, Wakil Gubernur, serta puluhan ribu ASN tersebut, kebijakan ini menjadi bagian dari strategi menjaga daya beli dan stabilitas ekonomi daerah menjelang Idulfitri, seiring menunggu kepastian regulasi pencairan dari pemerintah pusat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|