Newswire Minggu, 09 Agustus 2026 20:57 WIB

Progres pembangunan Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman./Istimewa -- PT Adhi Karya \r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Pembangunan jalan Tol Jogja-Solo ruas Prambanan-Purwomartani kini mendekati penyelesaian. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. atau JSMR melaporkan progres pembangunan proyek strategis nasional (PSN) tersebut telah mencapai 98%.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono mengatakan perkembangan itu mencakup ruas dari Prambanan hingga Purwomartani. Dengan capaian tersebut, pembangunan jalan tol Jogja-Solo di koridor tersebut tinggal menyelesaikan bagian yang tersisa.
"Kami melaporkan dari Tol Jogja-Solo termasuk dengan penambahan dari Purwomartani yang sekarang. Sudah siap 98% dari Prambanan sampai Purwomartani," kata Rivan dalam keterangannya dikutip Minggu (9/8/2026).
Ada Elevated Menuju Bokoharjo
Pembangunan jalan tol di kawasan Purwomartani, Kabupaten Sleman, DIY, juga mendapatkan tambahan berupa elevated atau jembatan menuju Bokoharjo.
Menurut Rivan, pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya mengatur arus lalu lintas agar tidak langsung memadati kawasan Adisutjipto. Infrastruktur itu juga diharapkan mendukung akses menuju sejumlah wilayah.
"Tentu ini adalah satu upaya untuk memastikan bahwa pengaturan atas lalu lintas tidak langsung memadati Adisutjipto dan sekaligus untuk mendukung seluruh wilayah, baik ke Bantul, Gunungkidul, maupun juga bisa menggunakan Jalan Raya Wonosari," ujarnya.
Selain ruas Prambanan-Purwomartani, Jasa Marga melaporkan pembangunan dari Jombor sampai Trihargo hingga Sleman Junction. Ruas tersebut nantinya terhubung dengan jalan tol Jogja-Bawen yang mencapai wilayah Banyurejo.
Pembangunan Maguwoharjo-Jombor Dipercepat
Jasa Marga juga menyampaikan rencana percepatan pembangunan jalan pada koridor Maguwoharjo sampai Jombor. Percepatan itu dilakukan sesuai arahan Gubernur DIY, termasuk pembangunan jalan di sekitar ring road agar segera dapat dilintasi.
"Ini akan ada perubahan juga yang tadinya dari Wates ke YIA (Yogyakarta International Airport) akan diubah percepatan sesuai dengan saran Ngarso Dalem terhadap percepatan khususnya dari Maguwoharjo menuju ke Jombor," katanya.
Dengan demikian, pembangunan infrastruktur jalan tol di DIY tidak hanya mencakup koridor Jogja-Solo, tetapi juga berkaitan dengan konektivitas menuju ruas Jogja-Bawen dan sejumlah kawasan lainnya.
Sri Sultan Sebut Tak Ada Kendala
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan laporan Jasa Marga mengenai perkembangan pembangunan jalan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Menurut Sri Sultan, proyek tersebut tidak menghadapi kendala, termasuk dalam proses pembebasan lahan berdasarkan laporan yang diterimanya.
"Ya diharapkan nanti bisa dipercepat pembangunan jalan tol, kalau pembebasan dan sebagainya tadi laporannya tidak ada masalah, lancar, sehingga bisa diselesaikan sesuai dengan waktu yang ada," katanya.
Sri Sultan juga berharap persoalan teknis yang muncul selama pembangunan dapat segera diselesaikan sehingga pekerjaan proyek berjalan dengan baik.
"Kalau masalah-masalah teknis saya kurang ngerti, problemnya apa gitu, kalau saya menerima yang penting pekerjaannya baik, itulah yang saya inginkan," katanya.
Meski progres ruas Prambanan-Purwomartani telah mencapai 98%, dalam laporan tersebut belum disebutkan tanggal pasti kapan ruas jalan Tol Jogja-Solo itu mulai beroperasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































