Trafik Tinggi, Pembelian Emas di Aplikasi Tring Pegadaian Sempat Dihentikan

14 hours ago 3

Tangkapan layar notifikasi penutupan sementara layanan transaksi Tabungan Emas di aplikasi Tring Pegadaian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Pegadaian menghentikan sementara transaksi tabungan emas di aplikasi Tring, Kamis (29/1/2026). Pegadaian menyatakan sedang melakukan pemeliharaan sistem seiring meningkatnya trafik akses oleh nasabah.

Informasi pemeliharaan disampaikan melalui notifikasi pada aplikasi Tring yang menyebutkan layanan pembelian Tabungan Emas ditutup sementara. Langkah ini disebut dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem di tengah tingginya aktivitas pengguna.

Kepala Departemen Corporate Communication PT Pegadaian Riana Rifani mengatakan, pemeliharaan dilakukan untuk peningkatan kapasitas aplikasi agar tetap optimal melayani transaksi nasabah.

“Saat ini sedang dilakukan maintenance untuk peningkatan kapasitas sistem karena trafik pengguna cukup tinggi. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” kata Riana saat dihubungi di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Riana menegaskan proses pemeliharaan tersebut tidak berkaitan dengan isu impor emas maupun ketersediaan pasokan logam mulia. Menurut dia, kendala teknis aplikasi tidak dapat dikaitkan dengan isu tersebut.

“Terkait penutupan sementara transaksi di Tring, terlalu dini jika dikaitkan dengan isu impor emas. Ini murni proses teknis peningkatan sistem,” ujarnya.

Pegadaian menargetkan pemeliharaan selesai dalam waktu 30–40 menit sesuai service level agreement. Nasabah diimbau melakukan login ulang secara berkala untuk memastikan layanan kembali normal.

Hingga siang hari, Pegadaian menyebut sebagian pengguna sudah dapat kembali mengakses aplikasi Tring dan melakukan transaksi pembelian Tabungan Emas.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|