Dehidrasi Diprediksi akan Sering Terjadi di Kalangan Jamaah Haji Indonesia

2 hours ago 1

Kepala Seksi Penanganan Krisis Pertolongan Pertama Jemaah Haji (PKPPJH) dan Layanan Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah, Andarisukma Damaiswari Rahmalia di Madinah, Arab Saudi, Selasa (21/4/2025).

Oleh: Fernan Rahadi, dari Madinah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID,MADINAH -- Dehidrasi akan menjadi salah satu kondisi kesehatan yang paling sering terjadi dan perlu diwaspadai oleh jamaah haji Indonesia selama musim haji.

Menurutnya, kebiasaan jemaah yang mengurangi konsumsi air karena khawatir sering buang air kecil justru dapat meningkatkan risiko dehidrasi.

“Kalau selama musim haji ini, dehidrasi (gangguan kesehatan yang sering terjadi) karena dehidrasi ini kadang jemaah tidak mau minum takut sering kencing. Nah sebenarnya tipsnya itu minum tapi sedikit-sedikit," kata Kepala Seksi Kesehatan PPIH Daerah Kerja Madinah, dr Enny Nuryanti saat ditemui di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, Selasa (21/4/2026).

Ia menyarankan agar jamaah tetap mengonsumsi air secara rutin dalam jumlah kecil namun sering, guna menjaga keseimbangan cairan tubuh.

“Itu biasanya juga nggak akan beda kalau kita minum langsung banyak satu botol biasanya mungkin akan ada keinginan langsung kencing. Tapi kalau sedikit-sedikit biasanya tidak, gitu," katanya.

Kepala Seksi Penanganan Krisis Pertolongan Pertama Jemaah Haji (PKPPJH) dan Layanan Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas Daerah Kerja Madinah, Andarisukma Damaiswari Rahmalia, juga mengimbau jamaah khususnya lansia untuk sering membawa bekal jika ingin ke masjid.

"Bawa minum. Sedikit minum tapi sering. Jangan banyak-banyak minum biar nggak beser gitu," katanya.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|