Rabu 08 Jul 2026 23:53 WIB
•
REPUBLIKA.CO.ID, Pada masa NICA kembali menguasai Indonesia pada 1947, untuk menarik hati penduduk, mereka secara rutin memberikan sembako kepada rakyat. Kepada warga yang berpenghasilan tinggi (berdasarkan pembayaran pajak), mereka mendapatkan jatah roti tiga hari sekali secara gratis termasuk keju dan mentega. Sedangkan mereka yang berpenghasilan rendah, mendapatkan jatah beras di samping sardencis dan minyak.
Untuk mengambil jatah tersebut diberikan kupon. Karena warnanya kuning, orang menyebutnya ‘kartu kuning’.
Rupanya NICA yakin mereka akan terus dapat menjajah bumi Nusantara. Buktinya, pada 30 Agustus 1948 Belanda membangun Kebayoran Baru. Untuk membangun kota satelit ini, Belanda menggusur ribuan kediaman warga Betawi seluas 730 hektar.
Kampung Betawi yang banyak menghasilkan buah-buahan, persawahan, kala itu terdiri dari kampung-kampung Grogol Udik, Pela Petogogan, Gandaria Noord (Utara) dan Senayan. Sebelum membangun Kebayoran Baru, rencananya di tempat itu Belanda akan membangun bandar udara.

3 hours ago
4















































