REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Keutamaan Palestina tidak hanya tercatat dalam sejarah para nabi, tetapi juga ditegaskan secara langsung dalam Alquran. Sejumlah ayat menyebut wilayah tersebut sebagai negeri yang diberkahi Allah SWT, sebagaimana dipaparkan Dr. Muhsin Muhammad Shaleh dalam buku Tanah Palestina dan Rakyatnya.
Dr. Muhsin menjelaskan, Alquran berulang kali menyebut keberkahan Palestina. Penyebutan itu terdapat antara lain dalam Surah Al-Isra Ayat 1, Surah Al-Anbiya Ayat 71 dan 81, serta Surah Saba Ayat 18. Menurut para ulama tafsir, ayat-ayat tersebut merujuk kepada wilayah Syam yang di dalamnya terdapat Palestina, termasuk Baitul Maqdis dan Masjid Al-Aqsa.
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Subḥānal-lażī asrā bi‘abdihī lailam minal-masjidil ḥarāmi ilal-masjidil-aqṣal-lażī bāraknā ḥaulahū linuriyahū min āyātinā, innahū huwas-samī‘ul-baṣīr(u).
Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS Al-Isra Ayat 1)
وَنَجَّيْنٰهُ وَلُوْطًا اِلَى الْاَرْضِ الَّتِيْ بٰرَكْناَ فِيْهَا لِلْعٰلَمِيْنَ
Wa najjaināhu wa lūṭan ilal-arḍil-latī bāraknā fīhā lil-‘ālamīn(a).
Kami menyelamatkannya (Ibrahim) dan Lut ke tanah (Syam) yang telah Kami berkahi untuk seluruh alam. (QS Al-Anbiya Ayat 71)
Ibnu Katsir berkata, maksudnya Nabi Ibrahim dan Nabi Luth diselamatkan dengan hijrah ke Palestina di daerah Syam.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَلِسُلَيْمٰنَ الرِّيْحَ عَاصِفَةً تَجْرِيْ بِاَمْرِهٖٓ اِلَى الْاَرْضِ الَّتِيْ بٰرَكْنَا فِيْهَاۗ وَكُنَّا بِكُلِّ شَيْءٍ عٰلِمِيْنَ
Wa lisulaimānar-rīḥa ‘āṣifatan tajrī bi'amrihī ilal-arḍil-latī bāraknā fīhā, wa kunnā bikulli syai'in ‘ālimīn(a).
(Kami menundukkan) pula untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami beri berkah padanya. Kami Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS Al-Anbiya Ayat 81)
Ibnu Katsir Berkata, "negeri yang Kami beri berkah padanya" maksudnya adalah negeri Syam (wilayah Palestina termasuk negeri Syam)
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَجَعَلْنَا بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ الْقُرَى الَّتِيْ بٰرَكْنَا فِيْهَا قُرًى ظَاهِرَةً وَّقَدَّرْنَا فِيْهَا السَّيْرَۗ سِيْرُوْا فِيْهَا لَيَالِيَ وَاَيَّامًا اٰمِنِيْنَ
Wa ja‘alnā bainahum wa bainal-qural-latī bāraknā fīhā quran ẓāhirataw wa qaddarnā fihas-sair(a), sīrū fīhā layāliya wa ayyāman āminīn(a).
Kami jadikan antara mereka dan negeri-negeri yang Kami berkahi (Syam) beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di negeri-negeri itu pada malam dan siang hari dengan aman. (QS Saba Ayat 18)
Ibnu Abbas berkata, maksud dari al qura allati barakna fiha (antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya ) adalah Baitul Maqdis. Berkah di sini bisa berarti secara fisik dan maknawi, berupa buah-buahan yang dihasilkan maupun kekayaan alamnya, atau kekhususan status dan kedudukannya, juga karena Palestina merupakan tempat diutusnya para nabi dan tempat turunnya para malaikat.

4 hours ago
3












































