Jangan Minder Nol Followers! Ini Tips Memulai Karier Jadi Kreator Konten

4 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjadi kreator konten dengan jutaan pengikut jelas butuh perjuangan panjang. Kreator konten Novita Sari sudah merasakannya. Perempuan asal Sampang, Jawa Timur, ini membuktikan modal konsisten dan mau terus belajar bisa mengubah hobi biasa menjadi sumber cuan yang menjanjikan.

Pemilik akun TikTok @novitasari.parma itu kini telah memiliki 11,5 juta pengikut. Sementara akun Instagram @novitasariparma diikuti sekitar 35,8 ribu followers. Angka tersebut bukan diraih dalam waktu singkat, melainkan melalui perjalanan yang dimulai dari rasa penasaran mengikuti tren TikTok pada awal 2020.

Saat itu, Novita yang lahir di Sampang pada 6 Januari 2004 mengaku hanya ingin mencoba aplikasi yang sedang ramai digunakan masyarakat. Ia sama sekali tidak memiliki target menjadi kreator konten, apalagi membayangkan bisa memperoleh penghasilan dari media sosial.

“Awalnya saya cuma iseng karena waktu itu TikTok sedang viral. Tujuan saya hanya untuk hiburan. Saya tidak pernah berpikir bakal terkenal, punya jutaan followers, atau menghasilkan uang dari TikTok,” ujar Novita dalam keterangan tertulis yang diterima Republika pada Rabu (8/7/2026).

Berbekal telepon genggam sederhana dan kreativitas yang dimiliki, Novita mulai mengunggah berbagai video secara konsisten. Meski saat itu akunnya tidak memiliki satu pun pengikut, ia tetap menikmati proses membuat konten tanpa memikirkan hasil yang akan diperoleh.

“Saya merintis semuanya dari nol followers. Yang saya pikirkan saat itu hanya membuat konten yang bisa menghibur. Ternyata sedikit demi sedikit ada yang mulai menonton, mengikuti akun saya, hingga akhirnya jumlah followers terus bertambah,” katanya.

Pada masa awal perkembangan TikTok di Indonesia, konten drama pendek dan video slow motion menjadi salah satu jenis konten yang paling banyak diminati. Melihat tren tersebut, Novita memutuskan fokus membuat konten drama yang ringan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Keputusan itu menjadi salah satu titik balik dalam perjalanan kariernya. Video-videonya mulai sering masuk ke halaman For You Page (FYP), memperoleh jutaan penonton, dan dibagikan oleh banyak pengguna TikTok. Seiring meningkatnya jumlah penonton, jumlah pengikut Novita pun terus bertambah hingga kini mencapai 11,5 juta akun.

“Dulu sebelum ada TikTok Shop saya memang fokus membuat konten drama karena saat itu konten drama dan slow motion sedang viral. Saya bersyukur ternyata banyak yang menyukai konten yang saya buat,” ujarnya.

Popularitas yang terus meningkat membuka peluang baru. Berbagai pelaku usaha mulai menawarkan kerja sama endorsement untuk mempromosikan produk mereka melalui akun TikTok milik Novita.

Namun, siapa sangka perjalanan tersebut dimulai dari nilai yang sangat kecil. Endorsement pertama yang diterima Novita hanya sebesar Rp50 ribu.

Endorse pertama saya hanya Rp50 ribu. Waktu itu saya sudah senang sekali karena ternyata hobi membuat konten bisa menghasilkan uang,” ujarnya.

Alih-alih melihat nominalnya, Novita memilih menjadikan setiap kerja sama sebagai kesempatan untuk belajar. Ia berusaha membuat konten promosi yang menarik, komunikatif, dan tetap terasa natural sehingga mudah diterima oleh audiens.

Usaha tersebut membuahkan hasil. Kepercayaan dari berbagai brand terus berdatangan seiring bertambahnya jumlah pengikut dan tingginya interaksi di setiap unggahan. Nilai kerja sama yang semula hanya puluhan ribu rupiah perlahan meningkat menjadi jutaan rupiah. Bahkan, untuk kampanye tertentu bersama brand besar, nilai endorsement yang diterimanya kini bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|