Kawasan Royal Baroe Serang Banten jadi incaran investor pascapenataan.
REPUBLIKA.CO.ID, SERANG, – Kawasan Royal Baroe di Kota Serang, Banten, kini menjadi daya tarik bagi sejumlah investor dari berbagai sektor, termasuk kuliner dan pariwisata, menyusul penertiban dan penataan yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat. Wahyu Nurjamil, Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang, mengungkapkan bahwa pasca-penataan kawasan, minat investasi mulai meningkat.
"Ada beberapa investor yang ingin menanamkan sahamnya di Royal Baroe pasca-penertiban dan penataan ini," ujar Wahyu di Serang, Senin.
Wahyu menambahkan bahwa langkah penataan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terbukti memberikan dampak positif terhadap citra kawasan. Kondisi yang lebih tertata dinilai mampu meningkatkan kepercayaan investor untuk mengembangkan usahanya di pusat ekonomi tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat Kota Serang untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas di kawasan Royal Baroe agar tetap bersih, tertib, dan asri. "Karena pembangunannya kemarin didanai oleh uang masyarakat, sudah sewajarnya masyarakat turut menjaga dan merasa memiliki," katanya.
Pembentukan UPT Pengelolaan Kawasan
Untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan kawasan, Pemkot Serang berencana membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Kawasan Royal Baroe di bawah Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang. UPT ini nantinya akan bertugas mengawasi dan mengelola kawasan Pasar Royal secara khusus, termasuk melakukan pembinaan terhadap para pedagang.
"Mudah-mudahan Lebaran ini sudah bisa terbentuk (UPT Royal Baroe). Dengan adanya UPT ini, diharapkan pengelolaan kawasan dapat berjalan lebih terstruktur dan profesional," tutup Wahyu.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 weeks ago
4
















































