KOKAM DIY Konsolidasi Pasukan, Respons Maraknya Miras dan Premanisme di Yogyakarta

2 hours ago 1

Personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) DIY dari berbagai tingkatan mengikuti Apel Siaga dan Sarasehan Lawan Miras yang digelar di Kompleks Balai RW 07 Kamdanen, Ngaglik, Sleman, Ahad (15/2/2016).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) DIY dari berbagai tingkatan mengikuti Apel Siaga dan Sarasehan Lawan Miras yang digelar di Kompleks Balai RW 07 Kamdanen, Ngaglik, Sleman, Ahad (15/2/2016). Kegiatan ini menjadi bentuk konsolidasi organisasi dalam merespons maraknya peredaran minuman keras (miras) dan aksi premanisme di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Apel dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan diisi dengan pengarahan pimpinan, sarasehan, serta pembacaan pernyataan sikap. KOKAM DIY menilai peredaran miras yang semakin terbuka berpotensi memicu gangguan keamanan dan merusak tatanan sosial masyarakat.

Wakil Ketua Bidang KOKAM & SAR Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIY, Rizal Ismail, mengatakan bahwa gerakan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga lingkungan sosial tetap kondusif.

"Kami melihat persoalan miras bukan hanya soal pelanggaran aturan, tetapi juga berdampak pada meningkatnya risiko tindak kekerasan dan keresahan warga. Karena itu perlu ada sikap tegas bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, KOKAM DIY juga menyoroti kasus pengeroyokan terhadap seorang petugas keamanan di RSU PKU Muhammadiyah Nanggulan yang merupakan anggota aktif KOKAM. Mereka mendorong aparat penegak hukum agar menangani perkara itu secara profesional dan transparan.

Ketua PWPM DIY, M. Arif Darmawan, menegaskan bahwa Yogyakarta sebagai kota pendidikan dan budaya harus dijaga dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat.

"Upaya menjaga ketertiban tidak bisa dilakukan sendiri. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi mendatang," katanya.

Melalui apel siaga ini, KOKAM DIY menyatakan komitmennya untuk terus mengawal isu sosial di wilayah DIY dengan pendekatan organisasi serta mendorong penegakan hukum yang adil

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|