Massa menginjak bendera Isarel saat mengikuti aksi solidaritas Indonesia Lawan Genosida, Dukung Palestina Merdeka di Jakarta, Ahad (12/10/2025). Massa aksi mengutuk segala bentuk genosida terhadap warga Gaza yang dilakukan Israel serta menyuarakan kemerdekaan dan gencatan senjata yang permanen di Palestina.
REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Surat kabar Israel Haaretz mengungkap adanya krisis kepercayaan yang nyata antara Kepala Badan Keamanan Umum (Shin Bet) David Zini dan para pejabat senior di jajaran pimpinan badan tersebut.
Surat kabar tersebut mengutip sumber dan pejabat keamanan di Shabak yang mengatakan latar belakang krisis tersebut terletak pada apa yang dipandang di dalam badan tersebut sebagai kurangnya pemahaman Zini terhadap isu-isu profesional, serta gayanya yang menyebabkan hubungan kerja tegang.
Haaretz sebagaimana dikutip Aljazeera, Selasa (28/4/2026) menyebutkan salah satu sumbernya mengutip sebuah insiden yang terjadi tak lama setelah Zini ditunjuk sebagai kepala Shin Bet.
Zini menghubungi Kepala Divisi Investigasi di badan tersebut dan memintanya untuk menemui salah satu tahanan Gerakan Perlawanan Islam Hamas yang sedang menjalani penyelidikan.
Sumber tersebut menyebutkan bahwa selama pertemuan, Zini duduk berhadapan dengan tahanan tersebut dan mengajukan pertanyaan yang mengejutkan banyak pejabat senior badan tersebut.
"Zini bertanya kepada tahanan itu, 'Bagaimana mungkin Anda belum mengubah pemikiran Anda setelah kegagalan Hamas pada 7 Oktober?'"
Sumber tersebut menjelaskan bahwa pertanyaan Zini dengan jelas menunjukkan bahwa dia sama sekali tidak memahami apa itu Hamas, dan ideologi ekstremis apa yang dianutnya.

3 hours ago
2
















































