gempa bumi guncang Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) dini hari.
REPUBLIKA.CO.ID, PACITAN -- Pemerintah menyalurkan bantuan logistik dan penanganan darurat senilai Rp351,8 juta untuk mendukung penanganan dampak gempa bumi magnitudo 6,4 yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026). Bantuan yang disalurkan meliputi 100 lembar selimut, 100 lembar terpal, satu unit tenda pengungsi, 50 paket kasur lipat, serta 30 unit tenda keluarga yang akan digunakan sesuai kebutuhan di lapangan.
Anggota Komisi VIII DPR RI Nanang Samodra mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak selama masa tanggap darurat. Nanang menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan bencana di wilayah rawan gempa seperti Pacitan melalui simulasi kebencanaan yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, mulai dari tingkat keluarga hingga komunitas.
"Kami ingin memastikan negara benar-benar hadir di tengah masyarakat. Bantuan ini diharapkan membantu kebutuhan dasar warga terdampak gempa," kata Nanang usai penyerahan bantuan di Kantor BPBD Pacitan.
Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pangarso Suryotomo mengatakan, penentuan jenis bantuan didasarkan pada hasil kajian kebutuhan di lapangan. Bantuan dimaksud meliputi kebutuhan langsung masyarakat maupun dukungan sarana penanganan bencana bagi pemerintah daerah.
"Kami mendampingi pemerintah daerah dalam penanganan bencana, baik secara teknis, penyediaan logistik, maupun peningkatan kapasitas penanggulangan bencana," katanya.
Sekretaris Daerah Pacitan Heru Wiwoho menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam penanganan darurat pascagempa dan memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai peruntukannya. "Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat untuk membantu percepatan penanganan pascagempa," ujarnya.
sumber : Antara

1 month ago
37
















































