Mendikdasmen: Program MBG merupakan investasi masa depan Indonesia.
REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah investasi penting untuk masa depan Indonesia. Pernyataan ini disampaikannya usai peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin.
Menurut Abdul Mu’ti, generasi yang kuat pada 2045 adalah mereka yang saat ini berusia sekolah dari TK hingga SMA, serta anak-anak yang masih dalam kandungan. Banyak penelitian menunjukkan bahwa perkembangan manusia sangat ditentukan oleh tiga tahap penting: masa dalam kandungan, golden age dari lahir hingga usia lima tahun, dan masa pertumbuhan selanjutnya.
"Pada masa-masa penting inilah gizi sangat dibutuhkan. Ketika MBG menyasar ibu menyusui dan ibu hamil, kita sedang berinvestasi luar biasa," ujar Abdul Mu’ti.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mengajak semua pihak untuk memperluas jangkauan layanan MBG hingga mencakup balita dan ibu hamil. Ia menekankan bahwa kualitas suatu daerah di masa depan tergantung pada pertumbuhan anak-anak saat ini.
Pentingnya MBG untuk Pembangunan Masa Depan
Surya juga menambahkan bahwa untuk mencapai visi Sumut yang unggul, diperlukan kolaborasi dengan menggunakan bahan pangan lokal, menjaga kualitas makanan, serta melakukan pengawasan secara terbuka. "Program MBG tidak hanya mendukung pendidikan dan kesehatan, tetapi juga ekonomi," jelasnya.
Menurut Surya, kolaborasi Sumut Berkah diharapkan mampu mempercepat pembangunan SPPG di seluruh wilayah Sumatera Utara. Program ini diharapkan menjadi landasan untuk membangun generasi yang lebih kuat dan sehat.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 weeks ago
4
















































