8000 hoki Data Login situs Slot Gacor Japan Terkini Sering Scatter Full Terus
hoki kilat Data ID server Slots Gacor China Terkini Sering Lancar Menang Terus
1000hoki.com Situs situs Slot Maxwin Vietnam Terbaik Pasti Lancar Menang Full Banyak
5000 Hoki Online Data Daftar website Slots Maxwin China Terpercaya Mudah Lancar Scatter Setiap Hari
7000hoki List Login server Slot Gacor Thailand Terbaik Sering Jackpot Non Stop
9000hoki.com Agen website Slot Gacor China Terbaik Gampang Jackpot Full Online
Data Demo Slot Gacor server China Terbaik Mudah Lancar Win Non Stop
Idagent138 login Slot Game Terpercaya
Luckygaming138 login Id Slot
Adugaming Daftar Id Slot Game Online
kiss69 login Slot Game Online
Agent188 Daftar Id Slot Anti Rungkat
Moto128 login Akun Slot Anti Rungkad Terpercaya
Betplay138 Daftar Akun Slot Anti Rungkat
Letsbet77 Akun Slot Anti Rungkad Online
Portbet88 Id Slot Gacor
Jfgaming Akun Slot Anti Rungkat Online
MasterGaming138 Akun Slot Maxwin Online
Adagaming168 Id Slot Game Terbaik
Kingbet189 login Id Slot Game Terpercaya
Summer138 Daftar Slot Anti Rungkad Online
Evorabid77 Daftar Slot Maxwin Online
Jakarta, CNBC Indonesia - Australia resmi melarang anak berusia di bawah 16 tahun menggunakan media sosial seperti TikTok, Instagram, X, dan Facebook. Parlemen Australia mengesahkan undang-undang larangan anak di media sosial pada Jumat (29/11/2024) waktu setempat.
Reuters melaporkan bahwa UU tersebut memaksa perusahaan teknologi raksasa seperti Meta dan TikTok untuk mencegah anak berusia di bawah 16 tahun menggunakan platform media sosial milik mereka. Perusahaan-perusahaan tersebut terancam denda hingga US$ 32 juta (Rp 507 miliar) jika ditemukan pelanggaran.
Metode pencegahan anak mengakses media sosial mulai diuji coba pada Januari 2025 dan larangan anak menggunakan media sosial berlaku efektif setahun setelahnya.
Kebijakan Australia dan implementasinya diperhatikan oleh pemerintah di seluruh dunia yang juga ingin membatasi usia pengguna media sosial untuk melindungi anak dan remaja dari risiko gangguan kesehatan mental.
Pemerintah lain, seperti Prancis, dan beberapa negara bagian di Amerika Serikat telah menerbitkan pembatasan usia pengguna media sosial dengan pengecualian izin orang tua. Aturan di Australia berbeda karena melarang total akses anak ke media sosial meskipun atas izin orang tua.
Menurut survei yang dikutip Reuters, 77 persen penduduk Australia mendukung larangan anak mengakses di media sosial.
Langkah Australia telah dikritik keras oleh Elon Musk, orang terkaya dunia yang merupakan pemilik dan CEO media sosial X. Musk dalam waktu dekat juga menjadi orang berpengaruh di pemerintah Amerika Serikat karena kedekatannya dengan presiden terpilih AS, Donald Trump.
Menurut Musk, kebijakan Australia adalah "jalan belakang untuk mengendalikan akses internet seluruh penduduk Australia."
Australia punya rekam jejak sebagai pelopor aturan yang bertentangan dengan kepentingan bisnis perusahaan teknologi raksasa. Negara tetangga RI ini juga menjadi pemerintah pertama yang memaksa platform digital untuk membayar konten milik perusahaan berita. Pemerintah Australia juga punya rencana untuk mendenda perusahaan digital atas kejahatan penipuan yang dilakukan lewat platform milik mereka.
(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Peran Teknologi Robotik & AI Dukung Industri 4.0 Indonesia
Next Article Anak Kecanduan Instagram, Keluarga Ini Minta Ganti Rugi Rp 80 Triliun