Foto aerial suasana kendaraan melintas di Bundaran HI, Jakarta. / Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Seluruh genangan banjir yang melanda ibu kota akhirnya surut. Kondisi normal kembali tercapai sejak dini hari Senin (25/1/2026), menandai berakhirnya masa tanggap darurat yang berlangsung selama beberapa hari terakhir.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebutkan, "Hingga pukul 03.00 WIB, seluruh genangan di DKI Jakarta sudah surut." Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa upaya evakuasi dan penanganan banjir telah berhasil memulihkan kondisi ibu kota.
Puncak banjir terjadi pada Jumat (23/1), di mana hampir semua wilayah kota, kecuali Kepulauan Seribu, terdampak. Tercatat 143 RT di lima kota administrasi terendam air dengan ketinggian antara 30 hingga 120 sentimeter.
Pada Sabtu (24/1), intensitas air mulai menurun meski beberapa titik masih kritis. Jumlah RT yang tergenang berkurang menjadi 90, namun di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, ketinggian air sempat mencapai 2,5 meter akibat luapan Sungai Ciliwung.
Yohan menegaskan keberhasilan penanganan banjir merupakan hasil kerja sama berbagai pihak. "BPBD, Dinas SDA, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, dan PPSU Kelurahan mengerahkan personel beserta pompa portabel untuk menyedot genangan dan menangani aliran air," jelasnya.
Meski genangan telah surut, BPBD DKI mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika cuaca ekstrem kembali terjadi dalam beberapa hari mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara

















































