Logo BMW. - Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Jaringan dealer BMW di Amerika Serikat menekan pabrikan Jerman untuk segera menghadirkan SUV supermewah berukuran raksasa, yang diproyeksikan menantang dominasi Cadillac Escalade dan Lincoln Navigator di pasar AS.
Permintaan ini muncul karena potensi keuntungan dari SUV besar sangat menggiurkan. Tahun lalu, Cadillac berhasil menjual lebih dari 57.000 unit Escalade, baik versi bensin maupun listrik, membuktikan konsumen kelas atas tidak keberatan merogoh kocek dalam-dalam demi simbol status tersebut.
"Mereka mendesak BMW untuk segera melahirkan model baru yang lebih besar dan mewah guna merebut 'kue' keuntungan tersebut," tulis Carscoops, Senin (26/1/2026).
Meskipun BMW sudah memiliki X7, model tersebut dinilai terlalu kecil bagi selera Amerika. Dimensi X7 belum mampu menyaingi kemegahan Escalade, terutama varian long-wheelbase dengan kabin lebih lapang. Ketua Forum Dealer Nasional BMW, Kirk Cordill, optimistis model baru bernama BMW X9 dapat mengusung tiga baris kursi dan menghadirkan versi ultra-mewah yang melibatkan divisi tuning Alpina.
Namun, pengembangan SUV raksasa ini menghadapi tantangan besar. GM dan Ford memiliki efisiensi produksi karena SUV mereka dibangun di atas platform truk pikap, sementara BMW harus menciptakan platform baru dari nol. Biaya dan teknis produksi menjadi pertimbangan utama bagi manajemen pusat BMW, apalagi setelah model hybrid BMW XM belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi pasar.
Dengan desakan kuat dari dealer dan potensi keuntungan tinggi, kehadiran BMW X9 kini dianggap hanya tinggal menunggu waktu. SUV ini diprediksi menjadi senjata baru Munchen untuk menggempur pasar SUV mewah global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

















































