Dipantau dari 6 Titik di Jawa Barat, Hilal 1 Ramadhan 2026 tak Terlihat

3 weeks ago 4

Pengamatan hilal 1 Ramadhan di Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat melakukan pemantauan hilal Ramadhan 1447 Hijriah di sejumlah titik pada Selasa (17/2/2026). Hasilnya, hilal 1 Ramadhan sama sekali tidak terlihat atau teramati melalui pengamatan hari ini. 

Pemantauan dipusatkan di Observatorium Al-Buruni Universitas Islam Bandung (Unisba) dengan melibatkan berbagai unsur dari pemerintah daerah, ormas keagamaan, BMKG, hingga Badan Hisab Rukyat Daerah (BGRD). Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat Ali Abdul Latif mengatakan, dari semua titik pengamatan hasilnya hilal sama sekali tidak terlihat. 

"Kami memastikan pada sore hari ini tadi jam 18.00 kita memastikan hilal Tidak terlihat dalam posisi minus 2 derajat 24 menit 42 detik hingga tadi 0 derajat 58 menit 47 detik," kata Ali Abdul. 

Dia mengatakan, di Jawa Barat ada enam titik pengamatan awal Ramadhan 1447 Hijriah. Hasilnya seragam hilal sama sekali tidak terlihat. 

"Jawa Barat dari 6 atau 7 ke lokasi tadi semuanya sama tidak terlihat baik itu yang disini (Unisba) yang di Banjar tadi dilaksanakan di Banjar di Pangandaran kemudian di Subang dan di muka bumi semuanya tidak terlihat," ujar dia. 

Hasil pengamatan di Jawa Barat ini, lanjut Ali Abdul, akan diserahkan ke Kementerian Agama yang nantinya akan melakukan sidang isbat untuk menentukan awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/Masehi 2026. 

"Hari ini juga langsung ke Jakarta ke sidang isbat yang akan dipimpin oleh Bapak Menteri Agama dari hasil keputusannya nanti kita tunggu setelah sidang isbat," kata dia.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|