Harianjogja.com, JOGJA—Gol dramatis di masa injury time mengantar Garudayaksa FC kembali ke jalur kemenangan seusai menundukkan PSMS Medan dengan skor 2-1 pada lanjutan Championship Liga 2 2025–2026.
Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/1/2026), Laskar Garudayaksa memastikan tiga poin krusial setelah sempat tertinggal lebih dulu.
PSMS Medan sempat mengejutkan publik tuan rumah ketika Felipe Cadenazzi mencetak gol pembuka pada menit ke-70. Gol tersebut membuat Garudayaksa harus meningkatkan intensitas serangan demi menjaga peluang meraih hasil maksimal di kandang sendiri.
Respons cepat tuan rumah berbuah hasil pada menit ke-79. Everton berhasil mencetak gol penyeimbang melalui skema serangan balik. Gol itu sempat tertahan cukup lama karena proses verifikasi Video Assistant Referee (VAR), sebelum akhirnya disahkan oleh wasit.
Drama mencapai puncaknya saat laga memasuki masa injury time yang berlangsung hingga 12 menit. Pemain pengganti Taufik Hidayat tampil sebagai penentu kemenangan setelah mencetak gol pada menit ke-90+5’, sekaligus membungkam perlawanan PSMS Medan.
Kemenangan ini menjadi titik balik bagi Garudayaksa FC seusai melewati periode sulit dalam empat pertandingan sebelumnya. Mereka sempat bermain imbang melawan Persiraja Banda Aceh (1-1), FC Bekasi City (1-1), dan Persikad Depok (1-1), serta menelan kekalahan dari Adhyaksa FC dengan skor 2-3.
Tambahan tiga poin ini mengokohkan posisi Garudayaksa FC di puncak klasemen sementara Grup 1 Championship Liga 2 dengan koleksi 33 poin dari 17 pertandingan. Mereka unggul tiga angka atas Sumsel United dan Adhyaksa FC Banten yang berada di peringkat kedua dan ketiga. Garudayaksa dijadwalkan melakoni laga tandang krusial menghadapi Sumsel United pada Jumat (30/1/2026).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

















































