Kemenag Kepri: Hilal Ramadhan tidak terlihat di langit Tanjungpinang.
REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG, – Hasil pengamatan hilal awal Ramadhan 1447 Hijriah di Kota Tanjungpinang tidak terlihat pada Selasa (17/2) karena tertutup awan tebal dan hujan. Pengamatan ini dilakukan oleh Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kemenag Kepri) dan belum dapat memastikan kapan dimulainya Ramadhan.
Menurut Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Zoztafia, lokasi pengamatan dipusatkan di Pantai Setumu, Pulau Dompak, Tanjungpinang, dan melibatkan BMKG, tokoh agama, serta organisasi keagamaan Islam, seperti NU dan Muhammadiyah. Namun, karena cuaca buruk, hilal tidak dapat terpantau, sehingga keputusan resmi menunggu pengumuman dari Kemenag RI.
Pengamatan dilakukan di dua lokasi, yakni Tanjungpinang dan Batam. Pemilihan Pantai Setumu sebagai lokasi pengamatan oleh BMKG didasarkan pada penilaian bahwa area tersebut representatif dan memiliki daya tangkap teropong yang baik jika cuaca cerah. Namun, kondisi mendung dan hujan membuat hilal sulit terlihat.
Menurut Fadris, prakirawan BMKG Tanjungpinang, hasil pengamatan menunjukkan ketinggian hilal minus satu koma sekian, tidak memenuhi kriteria MABIMS yang mensyaratkan ketinggian minimal tiga derajat. Meski demikian, pengamatan akan diulang di Kantor BMKG Tanjungpinang pada Rabu (18/2) dengan harapan kondisi yang lebih baik.
"Untuk besok (18/2), diperkirakan ketinggian hilal memenuhi kriteria untuk wilayah Tanjungpinang," ujar Fadris, memberikan harapan akan pengamatan yang lebih sukses.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 weeks ago
4















































