Rudal canggih terbaru Iran, Qasim Bashir yang digadang-gadang mampu menembus pertahanan udara Israel.
REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH — Lima pesawat pengisi bahan bakar (refueling planes) atau pesawat tangker milik Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) dilaporkan terkena serangan dan mengalami kerusakan saat berada di landasan Pangkalan Udara Prince Sultan, Arab Saudi.
Laporan yang dirilis oleh Wall Street Journal (WSJ) pada Jumat (13/3/2026) ini mengutip pernyataan dua pejabat resmi AS. Insiden tersebut terjadi di tengah gelombang serangan rudal Iran yang menargetkan pangkalan-pangkalan militer di wilayah Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengakui pesawat tangker KC-135 AS jatuh di Irak barat. CENTCOM menyanggah jika pesawat militer tersebut jatuh akibat serangan Iran atau salah tembak. Di sisi lain, pihak pejuang Iran mengklaim jika pesawat tersebut terjatuh setelah mereka tembak.
CENTCOM menyatakan, keenam awak pesawat tanker militer Amerika Serikat (AS) KC-135 AS telah dipastikan tewas. Jumlah tersebut menambah panjang deretan pasukan AS yang tewas dalam agresi ke Iran.
Identitas anggota yang meninggal dan keluarganya dapat diberitahukan, kata CENTCOM. Pesawat ini merupakan pesawat AS keempat yang hilang sejak AS dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.
Rudal Khorramshahr-4 diluncurkan oleh IRGC.

3 hours ago
1

















































