Menhub Ingin Penanganan Jalur Rel di Pekalongan Dilakukan Komprehensif

1 month ago 16

Kereta berhenti di Stasiun Pekalongan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (17/1/2026), akibat jalur rel terendam.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKALONGAN -- Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, penanganan banjir di jalur kereta, khususnya di Pekalongan, Jawa Tengah, perlu dilakukan secara komprehensif. Baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

"Curah hujan yang terjadi saat ini memang relatif lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, penanganannya tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga harus dipikirkan untuk jangka panjang agar kejadian serupa dapat diantisipasi ke depan," kata Dudi saat meninjau lokasi banjir di Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (21/1/2026).

Dudi ingin memastikan penanganan pascabanjir di lapangan berjalan optimal serta keselamatan perjalanan kereta tetap terjaga. Curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan luapan Sungai Bremi dan Sungai Meduri. Kondisi itu mengakibatkan genangan air di sejumlah titik rel, khususnya di Km 88+400 serta Km 88+900 hingga Km 89+100.

Menurut Dudi, Kemenhub telah menerima penjelasan dari pemerintah daerah serta direksi PT KAI terkait kondisi di lapangan. Dia menyebut, penanganan banjir yang berimbas terhentinya perjalanan kereta tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

"Ada beberapa titik yang penanganannya melibatkan banyak pihak mulai dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga kementerian dan lembaga lain yang berkaitan dengan lingkungan dan pengelolaan sungai," kata Dudi.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|