Jamaah membaca Alquran saat malam Itikaf di Masjid Istiqlal, Jakarta.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persatuan Ummat Islam (PUI) mendorong memperkuat dakwah dan peran santri pada momen peringatan Nuzulul Qur'an 1447 Hijriah. Selain itu, meneguhkan komitmen untuk menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup.
"Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali meneguhkan komitmen menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup," ucap Penasihat DPP UI Prof Achmad Tjachja, Jumat (13/3/2026).
Ia mengatakan peristiwa wahyu pertama turun kepada Nabi Muhammad SAW menandai peradaban Islam lahir dengan menjunjung ilmu, akhlak, kebenaran dan keadilan. Selain itu, Nuzulul Qur’an harus dimaknai sebagai dorongan bagi umat Islam untuk dekat dengan Alquran dan menjadi panduan hidup.
"Alquran harus senantiasa didalami, baik melalui membaca, memahami, maupun mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya," ungkap dia.
Ia mengatakan Alquran tidak hanya menjadi pedoman ibadah. Akan tetapi memberikan arah dalam kehidupan sosial, pendidikan, hingga pembangunan peradaban umat.
“Peringatan Nuzulul Qur’an seharusnya memperkuat kesadaran umat bahwa Alquran adalah sumber nilai dan inspirasi dalam membangun kehidupan yang beradab, berilmu, kebenaran dan berkeadilan," kata dia.

3 hours ago
1

















































