Pelajar berada di ruang kelas yang telah dibersihkan pascabencana banjir bandang di Aceh (ilustrasi).
REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Kabupaten Aceh Utara tengah menghadapi tantangan besar dalam upaya pemulihan sektor pendidikan pascabencana alam yang melanda kawasan tersebut pada akhir November 2025. Penjabat (Pj) Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, mengatakan daerahnya kini sangat membutuhkan bantuan perlengkapan sekolah dalam jumlah besar bagi para siswa yang terdampak langsung oleh musibah banjir dan tanah longsor.
Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil menyatakan daerah yang dipimpinnya tersebut membutuhkan sebanyak 73 ribu perlengkapan sekolah untuk berbagai jenjang yang terdampak banjir dan longsor melanda kawasan itu pada akhir November 2025. "Siswa di Aceh Utara sangat membutuhkan 73 ribu perlengkapan sekolah, berupa seragam, sepatu, tas, buku serta alat tulis," kata Ismail A Jalil dihubungi di Banda Aceh, Rabu (7/1/2026).
Ia menjelaskan untuk perlengkapan sekolah Pemerintah Aceh Utara akan terus berkomunikasi dengan Kemendikdasmen melalui Dinas Pendidikan Aceh Utara. Ia mengatakan sesuai dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) RI, sebanyak 345 sekolah belajar normal, 242 belajar lesehan dan tiga sekolah belajar di tenda darurat serta 20 sekolah belajar bergantian dan lima sekolah kunjungan ke pengungsian.
Menurut dia sampai saat ini sebanyak 345 sekolah menggunakan kurikulum reguler dan sisanya kurikulum darurat, di mana (guru dan siswa boleh datang ke sekolah tanpa seragam seperti biasanya dan hanya menggunakan pakaian sehari-hari. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengapresiasi dukungan seluruh pihak, masyarakat, relawan, TNI/Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat serta rekan-rekan jurnalis dalam penanganan bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara.
"Terima kasih kepada semua pihak atas dukungan selama penanganan bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara atas kerja keras semua pihak, tentu akan sangat membantu meringankan beban warga Aceh Utara," kata dia.
sumber : Antara

2 days ago
4

















































