Ratusan Ribu Tentara Israel Bukan Murni Warga Asli, Pertanda Apa? Ini Kata Pakar Militer

3 weeks ago 20

Tentara Israel menghadiri pemkaman rekannya yang tewas di Gaza, di pemakaman militer Mount Herzl di Yerusalem, 27 April 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—Tentara Israel - dalam sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya - mengungkapkan data resmi terperinci tentang jumlah tentara yang memiliki kewarganegaraan asing, menurut surat kabar Yedioth Ahronoth.

Tentara yang memiliki kewarganegaraan asing berjumlah 632.050 orang, dan surat kabar tersebut mengatakan bahwa data tentara Israel menunjukkan bahwa ada kewarganegaraan lain selain Israel.

Menurut data yang dipublikasikan surat kabar tersebut, tentara Israel memiliki 135.012 tentara kewarganegaraan Amerika Serikat, yang merupakan persentase tertinggi dengan selisih yang sangat jauh dari kewarganegaraan lainnya.

Slain lebih dari 5.000 tentara berkewarganegaraan Rusia, 100 ribu tentara berkewarganegaraan Prancis, dan lebih dari 6.000 tentara berkewarganegaraan Jerman.

Daftar tersebut juga mencakup ribuan tentara dari Jerman, Ukraina, Inggris, Rumania, Polandia, Kanada, dan negara-negara Amerika Latin.

Keragaman tersebut tidak terbatas pada negara-negara Barat, karena daftar tersebut juga mencakup kewarganegaraan Arab, termasuk Yaman, Tunisia, Lebanon, Suriah, dan Aljazair, meskipun jumlahnya terbatas.

Data tersebut juga menunjukkan adanya 4.440 tentara yang memiliki kewarganegaraan asing ganda dengan Israel dan 162 tentara asing yang mempunyai 3 kewarganegaraa atau lebih.

Sejak pecahnya perang genosida di Jalur Gaza pada 7 Oktober pada 2023, tentara Israel telah mengerahkan puluhan ribu tentara berkewarganegaraan ganda dan multipel untuk berpartisipasi dalam operasi tersebut.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|