Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (14/10/2025).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah melaporkan progres pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) hingga Rabu sore telah mencapai 95,42 persen untuk calon jamaah haji reguler. Sementara itu, calon jamaah haji khusus mencapai 96 persen.
“Masih ada waktu dua hari untuk pelunasan dan insyaallah dalam dua hari ke depan kita bisa mencapai 100 persen,” ujar Menteri Haji dan Umrah RI Mohammad Irfan Yusuf di Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Pada penyelenggaraan haji 2026, kuota haji Indonesia sebanyak 221.000 orang, dengan rincian 203.320 haji reguler (92 persen) dan 17.680 haji khusus (8 persen) atau sesuai Undang-undang Penyelenggaraan Haji.
Irfan menegaskan, jamaah yang telah melakukan pelunasan dipastikan sudah menjalani pemeriksaan kesehatan istitha’ah. Pada musim haji tahun ini, proses pemeriksaan kesehatan dilakukan lebih ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Ini juga untuk mengakomodasi permintaan dari Kementerian Haji Saudi agar jamaah haji yang berangkat benar-benar siap secara fisik, bukan hanya secara mental,” kata Irfan.
Meski demikian, ia memastikan layanan medis tetap menjadi prioritas utama pemerintah selama penyelenggaraan ibadah haji. Kesehatan jamaah, menurutnya, menjadi fokus dalam seluruh rangkaian persiapan.
“Petugas haji adalah perwakilan layanan negara kepada jamaah haji. Karena itu kita siapkan mereka selama satu bulan agar benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik,” kata dia.

1 month ago
18

















































