Mufti Agung Libya dari Sunni Serukan Umat Islam Bela Iran

5 hours ago 3

Kerusakan akibat serangan balasan Iran ke Kota Dimona, lokasi fasilitas nuklir Israel, Sabtu (21/3/2026) malam

REPUBLIKA.CO.ID, TRIPOLI -- Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq al-Ghariani, menyerukan umat Islam untuk mendukung Iran di tengah perang yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat dan Israel. Ia memperingatkan bahwa kehadiran militer asing di negara-negara Arab membawa ketidakstabilan.

Dalam pernyataan yang dilaporkan oleh media lokal, ulama dari kalangan Sunni itu membingkai perang tersebut dalam konteks agama. “Tidak ada konsep netralitas dalam Al-Quran… mendukung umat Islam adalah kewajiban agama,” kata al-Ghariani dilansir laman MEE, Senin (23/3/2026). 

Ia menambahkan bahwa kekuatan global harus membayar 'harganya' dan mendesak umat Islam untuk mengambil pelajaran dari konflik tersebut serta mencari kekuatan melalui iman. 

al-Gharani menambahkan bahwa umat Islam harus memperhatikan perkembangan perangan ini dan mencari martabat hanya melalui ketaatan kepada Tuhan dan Nabi-Nya.

Al-Ghariani yang berusia 72 tahun lahir di Bayda, ibu kota distrik Jabal al-Akdhar (Pegunungan Hijau) di Cyrenaica, pada tahun 1942.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|